Question of Life?

Kalau kamu ingin hidup yang lebih baik. Belajarlah untuk sadar dengan apa yang SEDANG kamu lakukan. Jangan biarkan pikiran mu berkelana kesana kemari.

Saat kamu beraktivitas. Tanyakan pada hati nuranimu “apakah yang kulakukan ini baik dan bermanfaat?” Kalau iya. lakukan. Kalau ragu. berhenti dan renungkan. Kalau tidak, segera tinggalkan dan istighfar.

Lebih Dulu Mana, Taat atau Ikhlas?

Ada sebagian orang yang berdalih apa gunanya ibadah banyak kalau tidak ikhlas? itu memang benar ibadah harus disertai ikhlas. Tapi jangan sampai ketakutan kita tidak bisa ikhlas menjadikan kita tidak melakukan ibadah tersebut. Karena tujuan akhir dari godaan setan adalah membuat kita tidak melakukan ibadah/kebaikan.

Kalau saat ini belum bisa benar-benar ikhlas, lakukan saja ibadah itu semampu mu. Mungkin di awal-awal akan muncul rasa ujub atau riya. Tidak mengapa. Lakukan saja terus menerus. Insya Allah, lama-lama kita bisa menjadi ikhlas.

Jadi, Taatlah lebih dulu. Jangan menunggu bisa ikhlas untuk menjadi taat.

Media Sosial (Medsos)

Medsos itu tempat pamer (riya) bagi yang sukses, dan tempat nge-galau bagi yang gagal.
Medsos itu tempat ghibah berjamaah, caci maki, dan hoax

Tapi, kadang medsos juga bisa berguna. Sebagai media sharing informasi terutama berita lokal yang tidak tercover media massa. Hanya saja prosentase manfaatnya lebih kecil daripada mudhorotnya. 10:90.

Hati-hati dalam ber-medsos. Unggah yang baik atau diam.

Ghibah

Apa itu Ghibah?
“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim)

Bahaya Ghibah
“Tahukah kalian siapakan orang bangkrut itu?” Para sahabat menjawab,” Orang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya uang dan tidak punya harta sama sekali.” Bersabda Beliau saw,” Orang yang bangkrut di kalangan umatku adalah orang yang datang di hari Kiamat nanti dengan membawa shalat, puasa dan zakat. Tetapi ia pun datang dengan membawa dosa mencaci si anu, menuduh si anu, makan harta si anu, menumpahkan darah si anu, memukul si anu. Akibatnya, diambillah kebaikan-kebaikan yang sudah ia lakukan dan diberikan kepada mereka yang ia zalimi. Jika kebaikannya sudah habis padahal belum selesai pembayaran kepada mereka maka dosa-dosa mereka lah yang akan dicampakkan kepadanya lalu ia pun kemudian dilemparkan ke neraka.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah ra).

Akhir 2017

Blog wordpress sudah turun salju. Pertanda Akhir tahun sudah menyapa. Bagaimana progress tahun 2017 mu kawan? Apakah rencana hidupmu sudah banyak yang terealisasi. Ataukah lagi-lagi hanya berlalu seperti tahun sebelumnya?

Ada beberapa pencapaian, tapi masih banyak PR yang terbengkalai salah satunya ‘belajar nrimo ing pandhum’. Progress nya naik turun euy. Walau belum maksimal, proses belajar harus tetap terjaga bro. It’s the most important skill to live.

Impulse buying masih jadi ‘momok’ yang belum bisa dihilangkan. Masih sering tergoda oleh pernak pernik unik di toko online.

Minimalist life style juga masih sebatas tekad. Belum terealisasi. #argh

Di tahun ini, kegiatan positif “random act of kindness” masih terus dilakukan. Alhamdulillah.

Semoga tahun 2018, lebih baik lagi.

Latihan Kesabaran

Sudah lebih dari 3 bulan, bayaran belum diterima. Coba kontak via email, tapi cuma di janjikan secepatnya. Ah, begini rasanya kl ikut orang dan gaji di tahan. Berat, tapi hanya bisa bersabar menunggu. Sambil terus berdoa semoga cepat turun. Mungkin ini salah satu latihan kesabaran. Kalau lulus, bakal naik kelas kehidupan. Kalau gagal, ngulang lagi.

Ampuni Hamba

Ya Allah
Aku hanyalah seorang hamba yang penuh dosa
Aku masih sering terperosok oleh nafsu
Ibadahku juga sering lalai

Tapi engkau senantiasa memberikan kasih sayang-Mu

Sungguh hamba orang yang dzolim
Yang sering lupa bersyukur atas karunia-Mu

Ampuni hamba ya Allah