The Law Of Practice

The law of practice is that we become good at whatever we practiced, whether it’s positive or negative

Setiap hari kita menggunakan energi untuk melakukan sesuatu yang secara tidak sadar kita lakukan berulang-ulang. Sesuai dengan hukum ‘practice’, kita akan jadi mahir melakukan sesuatu yang diulang-ulang setiap hari. Tidak peduli itu baik atau buruk.

Misal, kita setiap hari malas. Maka sadar atau tidak sadar kita akan mahir untuk malas. Alangkah sayangnya, kalau kita menyia-nyiakan sumber daya kita yang terbatas yakni WAKTU.

Sebenarnya banyak, hal-hal positif yang ringan yang bisa jadi bekal untuk ke depan misal deep breath 3 menit atau baca sholawat 100x atau kalau nggak ada ide, TIDUR lebih baik dari pada melakukan hal-hal yang negatif.

Dzikir, Obat Jiwa Yang Kosong

Kenapa hati menjadi gelisah, tidak tenang, kosong, kering, hampa, bingung? Karena kita kurang berdzikir. Makanan hati/jiwa/ruh itu adalah dzikir.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

 

 

Story from 2018

Sepertinya, tahun ini terasa flat. Tidak ada perubahan drastis. Ada beberapa yang bikin happy, ada juga yang bikin sedih.

Sudah berencana di awal tahun untuk lebih baik. Tapi seperti tahun sebelumnya selalu gagal di tengah jalan. Apakah ini karena kurang komitmen atau terlalu banyak yang ingin di capai? #Entahlah.

Bisnis juga tidak berjalan semulus tahun-tahun sebelumnya. Grafiknya lancar menurun. Sepertinya perlu inovasi atau terobosan baru.

Keinginan punya kendaraan khusus juga belum terealisasi. Masih bimbang, “apakah ini kebutuhan ataukah hanya impulse?”

Question of Life?

Kalau kamu ingin hidup yang lebih baik. Belajarlah untuk sadar dengan apa yang SEDANG kamu lakukan. Jangan biarkan pikiran mu berkelana kesana kemari.

Saat kamu beraktivitas. Tanyakan pada hati nuranimu “apakah yang kulakukan ini baik dan bermanfaat?” Kalau iya. lakukan. Kalau ragu. berhenti dan renungkan. Kalau tidak, segera tinggalkan dan istighfar.

Lebih Dulu Mana, Taat atau Ikhlas?

Ada sebagian orang yang berdalih apa gunanya ibadah banyak kalau tidak ikhlas? itu memang benar ibadah harus disertai ikhlas. Tapi jangan sampai ketakutan kita tidak bisa ikhlas menjadikan kita tidak melakukan ibadah tersebut. Karena tujuan akhir dari godaan setan adalah membuat kita tidak melakukan ibadah/kebaikan.

Kalau saat ini belum bisa benar-benar ikhlas, lakukan saja ibadah itu semampu mu. Mungkin di awal-awal akan muncul rasa ujub atau riya. Tidak mengapa. Lakukan saja terus menerus. Insya Allah, lama-lama kita bisa menjadi ikhlas.

Jadi, Taatlah lebih dulu. Jangan menunggu bisa ikhlas untuk menjadi taat.

Media Sosial (Medsos)

Medsos itu tempat pamer (riya) bagi yang sukses, dan tempat nge-galau bagi yang gagal.
Medsos itu tempat ghibah berjamaah, caci maki, dan hoax

Tapi, kadang medsos juga bisa berguna. Sebagai media sharing informasi terutama berita lokal yang tidak tercover media massa. Hanya saja prosentase manfaatnya lebih kecil daripada mudhorotnya. 10:90.

Hati-hati dalam ber-medsos. Unggah yang baik atau diam.