Godaan E-wallet

Harus diakui, punya e-wallet seperti OVO atau i.Saku sangat memudahkan untuk bayar ini itu. Tak perlu bawa uang cash di dompet. Kadang ada cashback yang menarik yang memberikan diskon kalau bayar pakai e-wallet.

e-wallet

Tapi, sadar atau tidak, kemudahan e-wallet memiliki sisi buruk, yakni, kamu bakal lebih boros. Karena kamu bakal lebih mudah untuk ‘menghabiskan’ saldonya.

Coba bandingkan dengan uang cash. Saat pegang uang cash dan harus bayar barang, kamu akan berpikir. “Uang ini cukup banyak, kalau ditukar dengan barang itu worth it nggak ya?”. Akan ada rasa “eman” buat menghambur-hamburkannya.

SOLUSINYA
Bagaimana agar tidak boros pakai e-wallet? gunakan budgeting, batasi top up saldo e-wallet. Misal di awal bulan isi dengan 1 juta. Dan selama 1 bulan harus dicukup cukupin. Tidak boleh top up lagi. Untuk mengetahui berapa maksimal saldo yang ideal. Kamu bisa lihat history pengeluaranmu di e-wallet, 3 bulan sebelumnya. Dari data itu kamu bisa menentukan saldo yang pas. Yang tidak mepet dan tidak berlebihan.

Barang Mahal di Indomaret

Salah satu barang di Indomaret yang harga nya tidak wajar alias terlalu mahal adalah baterai ABC alkaline yang isi 6 buah. Baik tipe AAA ataupun AA. Menurut klikindomaret 1 set baterai AAA ABC berharga Rp 33.500. Sedangkan di Tokopedia, 1 set baterai yang sama seharga Rp. 20.000. Kalau ditambah ongkos kirim 8.000, harga per set masih 28.000, masih lebih murah. Selisih Rp 13.500 (no ongkir) atau Rp. 5.500 (with ongkir).

harga_mahal_indomaret

Sudah umum kalau harga di Indomaret, lebih mahal dari toko biasa atau toko online. Tapi, harga baterai ini memang berlebihan. Harganya di mark up hampir 30% lebih.

So, kalau tidak ‘kepepet’ jangan pernah beli baterai ABC alkaline 1 set di Indomaret, Overpriced-nya kebangetan!

Tidak Tercover

Hari ini ingin nyobain layanan alfacart.com karena tertarik dengan harganya yang lebih murah untuk item yang saya butuhkan dibandig klikindomaret.com. Pas cart sudah terisi dan ingin checkout, muncul masalah saat memilih alamat tujuan pengiriman. “Alamat yang anda pilih tidak tercover”.

alfacart belum mencover alamat tujuan anda

Duh, tinggal selangkah lagi. Akhirnya saya batalkan. Sementara harus puas dengan klikindomaret, meski sedikit mahal setidaknya bisa kirim ke rumah.

STOP News Letter Bukalapak

Salah satu email “mengganggu” yang sering muncul di inbox saya adalah news letter dari bukalapak. Hampir setiap hari terus bermunculan. Walaupun ada promo yang menarik seperti diskon, tapi banyak juga promo yang hanya rekomendasi beli ini itu. Kalau muncul hanya 1 minggu 2 kali, tidak masalah. Lha ini terus-terus an, hampir setiap hari. Lama-lama eneg juga.

news letter bukalapak

Ok bukalapak. Mulai hari ini I’ll stop your email!¬†

Budget Jebol Lagi

Gila! kegiatan shopping ku bulan ini tak terkontrol. Budget bulanan, habis tak bersisa, bahkan sampai minus -900k!. Yang bikin nyesek, ada beberapa item yang gak fungsi sebagaimana mestinya. Contoh, beli external sound card tapi line in gak bisa berfungsi. Alhasil nggak bisa rekaman ke laptop. Duh, begini kalau riset barangnya belum lengkap. Terlalu tergesa-gesa beli #impulse buying.

List item yang gak terlalu butuh
1. USB wifi modul (wifi di laptop masih normal, belum urget beli)
2. HDD external 1TB (Hdd ext lama masih sisa space banyak)
3. USB sound card (gak fungsi maksimal)

Bulan depan perlu moratorium shopping online untuk item yang gak urgent. Stop buka tokopedia, FB, dan bukalapak. Jangan lupa blok email promo dari toko online!

Lampu Emergency LED

Kemarin nyobain beli lampu Matsugi emergency LED yang berbentuk bohlam, 8 Watt 2 buah dan 12 Watt 1 buah. Beli di tokopedia dengan harga 45k untuk yang 8 watt dan 50k untuk yang 12 Watt. Sebenarnya ingin beli di toko, tapi kebetulan stock sedang habis dan tidak ada kepastian kapan bakal re-stock lagi untuk lampu emergencynya.

Ketika dipasang, lumayan terang. Yang 12Watt saya pasang di ruang keluarga sementara yang 8 watt di dapur dan kamar mandi. Tidak semua ruangan saya ganti, hanya ruangan vital saja.

Mengapa ganti emergency LED bentuk lampu? Kenapa tidak coba ukuran besar. Pertimbangan pertama, saya ingin lampu emergency yang praktis dan tidak makan tempat. Kedua, saya sadar kalau lampu emergency lamp tidak bisa bertahan lama, paling 3-5 jam. Namun, saya rasa untuk penerangan darurat menjelang tidur, sudah cukup lah.

Boros Boros Boros

Gila! bulan ini pengeluaran online shopping sampai 1,5juta. Sebagian nggak terlalu urgent banget. Rata-rata kebutuhan tersier. Ada juga yang cuma impulse buying. Duh, lama-lama kegiatan online shoppingku nggak sesuai keperluan. Kalau dibiarkan terus menerus bisa menjadi kebiasaan buruk.

Nampaknya bulan depan perlu moratorium shopping online. Hindari buka website e-commerce!