Noise di Facebook

Beberapa hari ini saya mulai pakai Facebook lagi. Karena beberapa teman seperjuangan aktif di group FB.

Saya pakai akun baru bukan akun lama. Karena akun lama sudah terlalu overwhelming. Saya ingin lebih selektif meng-add teman. Hanya teman yang saya kenal secara offline dan akrab. Saya ingin akun FB baru ini memberikan manfaat seperti media berbagi informasi jelas, humor santun, ataupun artikel life improvement.

Namun, satu yang bikin BT facebook an. Terlalu banyak noise yang cukup menjengkelkan di news feed. Bahkan lebih parah daripada FB tahun 2009-an. Terutama sharing berita-berita yang cenderung provokatif, pakai memakai sumber tak jelas dan juga banyak yang hoax. Banyak teman yang asal sharing, tanpa cek dulu berita itu benar atau tidak. Duh…

Untuk menghindari efek negatif bagi otak. Terpaksa banyak teman provokatif yang saya ‘mute’. Biar post nya tidak muncul di timeline.

“Kalau kamu ingin output positif, maka input pun harus positif”. Kalau kamu ingin bisa berpikir positif, maka berilah ‘makan’ pada otakmu, informasi yang positif pula!

NB: Mute pada FB tidak sama dengan unfriend. kita hanya memblok status teman, tanpa perlu mendelete pertemanan.