Nasehat Sederhana Untuk Pengguna Media Sosial

Hampir setiap orang sekarang memakai media sosial untuk berekspresi. Entah itu lewat facebook, twitter, instagram dll. Sah-sah saja orang mengutarakan suaranya. Tapi akhir-akhir ini media sosial mulai jadi ajang debat kusir, ujaran kebencian yang berbau sara, penyebaran hoax, dan jadi ajang hujat menghujat. 😦

Karena iklim yang mulai tidak sehat, terpaksa saya haru mute beberapa teman, karena status nya yang provokatif. Eneg juga kalau baca time line muncul kata-kata kotor, berita hoax atau hujatan. Tidak sedikit karena kecerobohan mereka dalam berstatus ria, banyak yang harus berurusan dengan hukum.

Sebenarnya ada filter sederhana dalam bermedia sosial, dalam sebuah hadits ada ungkapan “berkatalah yang baik atau diam“. Hadits ini bisa kita terapkan juga lho di dunia media sosial.

Kalau tidak bisa bikin status yang baik (dan benar), lebih baik diam. Kalau tidak bisa berkomentar yang baik, lebih baik diam. Kalau tidak bisa memastikan berita itu benar atau tidak, lebih baik diam dan tidak share.

Noise di Facebook

Beberapa hari ini saya mulai pakai Facebook lagi. Karena beberapa teman seperjuangan aktif di group FB.

Saya pakai akun baru bukan akun lama. Karena akun lama sudah terlalu overwhelming. Saya ingin lebih selektif meng-add teman. Hanya teman yang saya kenal secara offline dan akrab. Saya ingin akun FB baru ini memberikan manfaat seperti media berbagi informasi jelas, humor santun, ataupun artikel life improvement.

Namun, satu yang bikin BT facebook an. Terlalu banyak noise yang cukup menjengkelkan di news feed. Bahkan lebih parah daripada FB tahun 2009-an. Terutama sharing berita-berita yang cenderung provokatif, pakai memakai sumber tak jelas dan juga banyak yang hoax. Banyak teman yang asal sharing, tanpa cek dulu berita itu benar atau tidak. Duh…

Untuk menghindari efek negatif bagi otak. Terpaksa banyak teman provokatif yang saya ‘mute’. Biar post nya tidak muncul di timeline.

“Kalau kamu ingin output positif, maka input pun harus positif”. Kalau kamu ingin bisa berpikir positif, maka berilah ‘makan’ pada otakmu, informasi yang positif pula!

NB: Mute pada FB tidak sama dengan unfriend. kita hanya memblok status teman, tanpa perlu mendelete pertemanan.

Status Update Menu di Facebook Baru

Kalau kemarin sempat bingung dengan Facebook tampilan baru terutama friends status update. Kemarin dah dapat lokasi dari status update, ternyata di pindah ke friends > status update. Jadi, kalau mo liat status update teman ya klik link tadi. Sayangnya, ketika kita klik link lain seperti home, maka status update dari teman akan balik lagi ke Live News Feed 😦

FB yang baru menunya banyak yang “disembunyiin”. Selain friends status update, menu log out dan list teman-teman kita juga ikut pindah ke top menu.

Facebook Baru Bikin Bingung

FaceBook Status Friend update where is it

Tadi menengok Facebook dengan penampilan barunya. Ada beberap bagian yang dipangkas biar ramping terutama bar di bagian bawah.. tempatnya kalau mo tambah applikasi.. Emang sekarang tampilannya FB sekarang lebih ‘ringan dan ramping’. Cuma………………..!!

Ada satu hal yang malah bikin BT dengan FB. Pilihan atau tab (lupa) Friend Status dah nggak ada 😦 , diganti dengan Live News Feed. Alhasil, semua kegiatan teman kita jadi muncul di home kita. Entah mereka ganti status, update info, komen ditempat lain, approve teman jadi muncul di home. Padahal saya hanya ingin tahu Status Terbaru dari teman saja. bukan semua apa yang mereka lakukan.

Kalau begini... lama-lama FB bukan tempat yang menyenangkan lagi… ><