Mini Review: JOOX, Aplikasi streaming musik

Salah satu hiburan pereda stress adalah mendengarkan lagu dari artis atau group favorite. Dulu, saya sering streaming lagu-lagu dari Youtube saat kerja. Hanya saja kl streaming pakai internet mobile, terasa banget pemborosan datanya. Akhinya penasaran untuk mencari aplikasi streaming musik.

Nah, beberapa hari lalu saya iseng instal aplikasi music streaming seperti Spotify dan JOOX. *telat banget ya baru kenal spotify.. hehe. Mulailah tes cari beberapa lagu jadul di Spotify. Tapi, berhubung bukan akun premium. Pilihannya terbatas, misal tidak bisa leluasa pilih lagu ini dan itu.

Lalu, tes aplikasi kedua, JOOX. Tes lagi dengan search lagu-lagu favorite jadul. Eh. dapat juga lagu favorite. Meski akun FREE, fitur yang ditawarkan saya rasa lebih menarik dibandingkan dengan Spotify. Ada fitur lirik, juga ada karaoke (kerja sama dengan SMULE). Sebagai catatan, tidak semua lagu ada lirik dan bisa dibuat karaoke. Fitur lainnya, pilihan kualitas audio dan add on enhanchment DTS. Untuk dua fitur terakhir ini sepertinya butuh akun premium. Untuk user baru, ada trial 3 bulan free VIP. Lumayan. Setelah masa FREE TRIAL, kamu bisa berlangganan 49k/month.

Saat FREE trial habis apakah saya akan berlangganan? Tergantung, kalau nyaman dengan kualitas audio medium mungkin FREE version sudah cukup. Apalagi kalau ditambah dengan app audio enhanchment saya rasa sudah cukup bagus untuk telinga saya hehe. Kalau kamu seorang audiophile, mungkin versi VIP lebih baik.

Sebagai tambahan, kamu bisa menyimpan lagu di JOOX ke HP dan bisa diplay secara offline (tanpa internet) untuk menghemat data. Hanya saja, nge-play nya harus lewat JOOX app. Gak bisa di play player lain.

Advertisements

Ada Apa dengan Indosat?

Saya pengguna Indosat sejak 10 tahun lalu. Dari jaman koneksi GPRS sampai sekarang 4G. Dulu Indosat merupakan saingan berat dengan Telkomsel. Paket menarik dan kualitas yang cukup bagus.

Namun, itu tinggalah kenangan. Indosat sekarang semakin menurun. Pelayanannya juga tak sebaik dulu. Gerai Indosat sudah tak ada lagi di kota saya. Jadi untuk mengurus permasalahan simcard harus pergi keluar kota. *merepotkan.

Soal kualitas internetnya sekarang juga semakin buruk. Saat ramai teknologi 3.5G, Indosat di kota saya baru lancar 3G. Itupun sering drop koneksinya. Saat sekarang 4G dimana-mana, Indosat disini baru launching 4G rasa 3G. Apa itu 4G rasa 3G? Maksudnya, indikator di HP sudah jaringan 4G tapi kecepatan rasa 3G. Masih belum true 4G.

Dan sekarang, mulai pertengahan 2017 sampai awal 2018. Jaringan Indosat semakin memble. Koneksi 3.5G yang saya gunakan, speednya tidak true 3.5G lagi. Kadang turun jadi EDGE! *WEW

Ah, semakin sebal dengan operator kuning ini.

Daripada makan ati, paket internet si Indosat terpaksa saya downgrade dari 4Gb bulanan ke 1Gb bulanan. Apa cukup? ya dicukup-cukupin, khusus buat messaging doang. Sementara untuk browsing, thetering, medsos, terpaksa pakai operator lain. Yang benar-benar sudah 4G.

Pencurian Pulsa

Kasus pencurian pulsa yang dulu sempet ramai, sampai terjadi demo dimana-mana tampaknya mulai menjangkiti si Indosat. Modus masih sama. Tiba-tiba teregistrasi sms premium bertarif mahal 2000/sms.

Kejadian pencurian pulsa saya alami pada bulan September 2017 kemarin. Saat cek pulsa, berkurang terus. Padahal saya punya paket Internet dan SMS. Kalau akan telpon pasti daftar paket dulu.

Hari pertama saya screenshot. Demikian juga pada hari ke 3,5, dan 7. Ternyata berkurang terus.

Saat bertanya ke CS Indosat via Twitter. Nomer saya terdaftar di layanan konten premium. Kok bisa?? Tidak pernah ikut SMS premium, tidak ada notifikasi apa pun, tiba-tiba terdaftar konten gak berguna itu!

Saya tidak tahu pasti apakah si operator ikut terlibat. Tapi dari setiap orang yang saya kenal dan pakai Indosat, hampir semua kena pencurian pulsa pada waktu hampir bersamaan! Sebagian berhasil unreg, namun ada juga yang buang nomer dan beli baru.

Quo Vadis Indosat

Kalau layanan begini terus, saya yakin bakal banyak user indosat yang berpindah ke operator lain. Atau kalau tidak berpindah, mereka bakal mendua dengan operator yang memiliki jaringan internet lebih baik. Maka akan semakin terpuruklah si kuning!

Come on Indosat!

Akhir 2017

Blog wordpress sudah turun salju. Pertanda Akhir tahun sudah menyapa. Bagaimana progress tahun 2017 mu kawan? Apakah rencana hidupmu sudah banyak yang terealisasi. Ataukah lagi-lagi hanya berlalu seperti tahun sebelumnya?

Ada beberapa pencapaian, tapi masih banyak PR yang terbengkalai salah satunya ‘belajar nrimo ing pandhum’. Progress nya naik turun euy. Walau belum maksimal, proses belajar harus tetap terjaga bro. It’s the most important skill to live.

Impulse buying masih jadi ‘momok’ yang belum bisa dihilangkan. Masih sering tergoda oleh pernak pernik unik di toko online.

Minimalist life style juga masih sebatas tekad. Belum terealisasi. #argh

Di tahun ini, kegiatan positif “random act of kindness” masih terus dilakukan. Alhamdulillah.

Semoga tahun 2018, lebih baik lagi.

Latihan Kesabaran

Sudah lebih dari 3 bulan, bayaran belum diterima. Coba kontak via email, tapi cuma di janjikan secepatnya. Ah, begini rasanya kl ikut orang dan gaji di tahan. Berat, tapi hanya bisa bersabar menunggu. Sambil terus berdoa semoga cepat turun. Mungkin ini salah satu latihan kesabaran. Kalau lulus, bakal naik kelas kehidupan. Kalau gagal, ngulang lagi.

Doa Sholat Dhuha

Doa khusus setelah sholat dhuha.

اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ وَالقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allâhumma innad dhuhaâ’a dhuhaâ’uka, wal bahaâ’a bahaâ’uka, wal jamaâla jamaâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allâhumma in kaâna rizqiî fis samâ’i, fa anzilhu. Wa in kaâna fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kaâna mu‘siron, fa yassirhu. Wa in kâna haraâman, fa thahhirhu. Wa in kâna ba‘iidan, fa qarribhu bi haqqi dhuhâa’ika, wa bahaâ’ika, wa jamaâlika, wa quwwatika, wa qudratika. Âatiniî mâa âataita ‘ibâadakas shoolihîin.

Artinya, “Tuhanku, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu. Yang ada hanya keagungan-Mu. Tiada lagi selain keindahan-Mu. Hanya ada kekuatan-Mu. Yang ada hanya kuasa-Mu. Tidak ada yang lain kecuali lindungan-Mu. Tuhanku, kalau rezekiku di langit, turunkanlah. Kalau berada di bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang suci. Bila jauh, dekatkanlah dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan-Mu. Tuhanku, berikanlah aku apa yang Kau anugerahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.

src