Pengeluaran dan Pendapatan

Ada sebuah pendapat tentang pemikiran orang kaya vs orang miskin dalam soal pendapatan dan pengeluaran. Si kaya memiliki pola pikir, memperbesar pendapatannya agar bisa menyesuaikan dengan pengeluaran. Sementara pola pikir si miskin, pengeluaran harus bisa mengikuti seberapa besar pendapatan mereka.

Sekilas pemikiran di atas terlihat bagus. Tapi, saya cenderung tidak setuju 100% soal “memperbesar pendapatan agar bisa menyesuaikan dengan pengeluaran”. Justru, yang pertama kali harus kita kontrol itu gaya hidup kita (pengeluaran). Kalau kita tidak bisa mengontrolnya, saya yakin seberapa besar penghasilan kita maka tidak akan pernah cukup. Banyak contoh orang yang memiliki gaji puluhan juta tapi tidak punya uang untuk ditabung, karena habis untuk memenuhi gaya hidupnya yang terlalu mewah.

Dalam mengontrol pengeluaran, tentunya kita tidak harus berlaku ekstrim alias hidup TERLALU hemat. Ya hidup sewajarnya, fokus pada kebutuhan yang penting, yakni: cukup sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan. Kalau gaya hidup kita sudah sederhana, tapi masih belum bisa memenuhi kebutuhan dasar, maka mau tidak mau kita harus berusaha meningkatkan penghasilan.

Dan satu lagi, harus ingat antara kebutuhan dan keinginan ya. Rumah itu kebutuhan, tapi kalau rumah besar dengan penghuni cuma 4 orang itu namanya keinginan.

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s