Perokok Pasif

Kemarin, ada temen yang ngajak datang ke acara sunatan anaknya teman jaman sekolah SMP. Saya pun mengiyakan, sekalian reunian. Kebetulan yang di undang hanya cowok saja, ada 10 orang.

Ada rasa senang bisa bertemu teman lama. Kita ngobrol dan tertawa bersama. Bernostalgia. Namun, ada hal yang membuat saya jengah dan tidak nyaman. Satu persatu dari teman mulai menyalakan rokok nya. Dan berubahlah acara tersebut menjadi ajang menyiksa bagi saya. Karena hanya saya dan satu orang teman yang bukan perokok.

Mau negur juga gak enak. Soalnya itu sudah menjadi “tradisi” bagi mereka jika ngumpul bareng. Dan akhirnya sayapun jadi perokok pasif yang tersiksa selama 3 jam!! straight face

Ketika akan pulang, dada saya terasa sesak. Mirip seperti orang asma. Padahal saya tidak ada keluhan di paru-paru sebelumny. Pasti ini akibat rokok tadi. Saat di parkiran, mereka bilang “Eh kapan-kapan kita ngumpul lagi ya?”. “OK” jawab serempak lainnya. Sementara saya hanya diam saja dan akan berpikir seribu kali kalau acara nya ada sesi rokok an segala. Niat hati ingin gaul tapi kok malah jadi perokok pasif!!

Advertisements

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s