Hati Yang Sempit

laut biru

Bukan hidup yang semakin sulit, tetapi hatimu yang semakin sempit

Sobat, ketika engkau merasa hidup menjadi sulit, hati gelisah, tidak punya arah. Itu tanda-tanda hatimu mulai menyempit. Engkau tidak bisa lagi melihat nikmat yang diberikan Allah. Engkau hanya terfokus pada kekurangan yang kau miliki. Padahal kalau kita mau jujur dalam hati, sebenarnya hidup kita lebih baik dari pada saudara kita yang hidup pas-pas an.

Agar hidupmu kembali ‘normal’ bersegeralah istighfar. Belajar lah hidup qonaah. Lihatlah kebawah untuk urusan dunia. Perbanyak rasa syukur. Niscaya kamu akan menemukan kebahagian hidup.

Advertisements

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s