Sulitnya Custom Size Tampilan Aplikas di windows?

Dari semalam, coba cari cari atur font dan tampilan untuk program tertentu di windows. Tidak nemu juga. Adanya setting font/tampilan secara global. Maksimal cuma bagian-bagian tertentu misal titile bar, menu dll. Gak ada yang khusus program tertentu.

Cerita berawal dari mata yang semakin minus, tampilan font di layar laptop yang full hd terlalu kecil. Kemudian setting Display ke Large. Eh.. tampilan window program jadi besar-besar semua. Tapi setelah setting sana-sini dapat tampilan zoom yang pas untuk mata. Hanya saja ada beberapa aplikasi seperti Photoscape X yang over zoom, meski sudah setting di “Disable display scalling on high DPI settings” tetap tidak ada pengaruhnya.

Inginya sih ada utility yang bisa custom program tertentu yang bisa tampil agak besar atau kecil. Nggak global.

Dari search beberapa forum, sepertinya windows 10 belum mendukung custom zoom untuk aplikasi tertentu.

Bijak Memilih Media

Di jaman now, semakin banyak media online yang menyajikan berita dengan berbagai tema. Ada yang khusus topik tertentu, ada juga yang umum alias campur aduk. Semakin banyak media, semakin banyak pilihan bacaan. Tapi, semakin banyak media maka semakin banyak informasi. Alih-alih jadi semakin cerdas, bisa jadi otak kita jadi overwhelmed.

Ditambah lagi semakin banyak media yang isinya bukan fakta tapi opini, ada juga yang judulnya ‘clickbait’ banget, ada juga yang artikel-nya sedikit tapi dipotong-potong jadi beberapa bagian. Media yang dulu saya anggap ‘kredible’ tapi lama kelamaan, beritanya cenderung ‘bombastis’, 1 topik berita bisa jadi beberap judul. Mungkin buat cari view tinggi.

Lama-lama saya capek dengan media sepert itu. Mungkin sudah saat nya saya beralih dari media waktu tersebut. Masih banyak media sebelah yang lebih proporsional beritanya.

Jebakan Promo Indihome di LinkAja

Biasanya saya bayar tagihan Indihome melalui Tokopedia. Tapi, semenjak kasus pembobolan Tokopedia kemarin, saya stop dulu transaksi di Tokopedia termasuk bayar tagihan.

Dan sayapun mulai mencari promo menarik untuk pembayaran tagian Indihome. Saat buka website LinkAja, disitu muncul promo “Diskon 10% untuk pembayaran Indihome“.

promo bayar indihome 10% LInkAja

Wah ini menarik, 10% dari 289.000 bisa dapat diskon Rp 28.900,-. Tapi setelah baca syarat dan ketentuannya ternyata dibatasi “Maksimum Diskon yang diberikan adalah sebesar Rp5.000″. Yah.. sama aja boong diskon gede nya.

Setelah cari alternatif lain.. nggak dapat juga promo yang menjanjikan. Ya udah, pakai link aja.. itung-itung buat nutup biaya admin. Setelah bayar.. saya tunggu beberapa saat kok belum masuk juga cashback 10% Rp. 5000 nya.

Setelah 10 menit saya cek lagi syarat dan ketentuannya. Dan ternyata saya terlewat baca point “no 8. Promo berlaku selama kuota tersedia“.!! *sial.

promo terbatas

Yah…Kalau ada syarat seperti itu.. sangat kecil peluang bisa dapat diskonnya. Kalau tahu begini, mending pakai agen pulsa biasa ajalah.

Moral story: jangan cepat senang dengan diskon gede. Baca berulang kali syarat dan ketentuannya. Promo di linkaja, cuma gimmick.

GoodBye Tokopedia

Tak disangka Tokopedia kebobolan juga. Banyak data pribadi yang bocor akibat peretasan beberapa hari yang lalu. Memang data password masih terlindungi, cuma data pribadi seperti nama lengkap, alamat, no hp tersimpan dalam plain text. alias tanpa enkripsi. Ngeri juga kalau data penting seperti itu disalahgunakan orang lain. Bisa berupa spamming, telemarketing, atau penjebolan password lewat social engineering, toh data hp, nama lengkap, email sudah dikantongi.

Apakah ada bentuk tanggung jawab Tokopedia? entahlah sepertinya tidak ada. Kalau di eropa, e-commerce bisa dituntut kalau ada kebocoran data, karena sudah ada UUnya. Kalau di Indonesia, UU perlindungan data belum kelar.

Terus terang saya kecewa dengan Tokopedia, kenapa tidak ada perlindungan ekstra untuk data pribadi. Karena kejadian ini, saya OUT dari tokopedia. Tidak lupa sebelumnya saya ganti password tokopedia, aktifkan 2fa, unlink OVO, hapus alamat, hapus data rekening bank. Dan terakhir uninstall aplikasi tokopedia. Sementara stay away from Tokopedia.

Cara Migrasi Blog WordPress

Hosting lama:
1. Masuk ke Cpanel
2. zip folder blog wordpress lewat FileManager.
3. Download file zip, bisa lewat filemanager atau FTP
4. Buka PHPmyadmin dan export db blog. Pilih compress gzip

Hosting baru:
1. Login ke cpanel
2. Tambah kan add on domain dan setting lokasi folder
3. Upload file zip ke folder domain lewat FTP atau FileManager. Setelah upload, jangan lupa ekstrak. Pastikan file wp di root folder.
4. Buat db dan user db baru. Catat password nya
5. Buka PHPmyadmin, import db blog lama.
6. Buka file manager > lokasi file blog > edit wp-config. Ganti nama db, user db, dan password sesuai dengan langkah no 4.
7. Buka domain register dan ganti name server sesuai dengan hosting baru.

Setelah blog di hosting baru online tak ada gangguan. Delete add on di hosting lama dan hapus file wordpress lewat filemanager.

#sebuah catatan kecil pindah blog dari Hostgator ke Domainesia.