Quo Vadis Indihome

Beberapa hari ini, di tekno kompas lagi bahas masalah Telkom Indihome. Banyak pelanggannya yang kecewa dengan kebijakan indihome. Diantaranya mulai 1 feb 2016, indihome tidak unlimited lagi, tapi udah pakai FUP. Kalau melebihi quota 300 gb kecepatan bakal di turunkan. Maksud si telkom biar layanannya tidak di salah gunakan dengan di jual lagi. Coba kalau kebijakan itu di sosialisasikan saat pengguna mau migrasi ke FO, pasti tidak bakal seramai itu.

Ada lagi masalah lain, pengguna indihome akan kehilangan no telpon kalau dia stop pakai internet. Nah ini yang bikin saya kecewa. Kenapa sih telkom bikin paket trip play segala ( telpon, internet, useetv). Udah bagus-bagus layanannya dipisah-pisah kayak speedy, telpon rumah, dan tv kabel. Eh… sekarang pakai bundling segala. Yah.. mungkin maksud si telkom biar memaksimalkan investasi dia di kabel fiber optic. Tapi kebijakan ini saya rasa tidak mendukung mereka yang hanya butuh telpon saja.

Menurut saya, Program telkom triple play ini terkesan sebagai strategi jualan telkom yang di paksakan. Tidak ada lagi kebebasan pelanggan untuk memilih paket yang dia inginkan. Mana promonya wuih banget, 10 mbps dengan harga < 500k unlimited dapat iptv pula! Sayangnya di tengah perjalanan, banyak ketentuan Telkom yang berubah secara sepihak. Mulai dari FUP, tarif naik karena masa promo sudah habis, banyak channel tv yang ‘menghilang’ dll.

Mengapa produk telkom semakin lama tidak pro konsumen? *Tanya kenapa*

Tagihan Indihome Februari 2016

Tagihan Indihome bulan ini naik sedikit dibandingkan bulan kemarin. Kenaikan terjadi karena nilai ‘fitur’ di paket internet mengalami kenaikan. Jujur saja saya bingung dengan yang namanya ‘fitur’ ini. Kenapa nilainya bisa berubah-ubah. Bukannya paket indihome 1mbps, harganya fixed tiap bulan??

Total tagihan paket indihome bulan ini adalah Rp. 275.000 ( sudah termasuk biaya bayar internet banking + materai 3000 + pph 10%).

tagihan indihome feb 2016

Rincian tagihan indihome

Detail tagihan indihome feb 2016

Rincian tagihan telpon rumah

Detail tagihan telpon rumah feb 2016

PS: Untuk mengetahui rincian tagihan internet dan telpon rumah, kamu bisa cek di my.telkom.co.id. Kalau belum punya akun nya, silakan daftar dulu.

Berapa Maksimal Transfer di Bank Mandiri per Hari?

Batas Maksimal Transfer ATM sesama Bank Mandiri *)
1. Kartu ATM Silver : 25 juta
2. Kartu ATM Gold : 50 juta
3. Kartu ATM Platinum : 100 juta
4. Kartu ATM Platinum Plus : sesuai saldo

Batas Maksimal transfer ke rekening bank lain **)
1. Kartu ATM Silver : 5 juta
2. Kartu ATM Gold : 10 juta
3. Kartu ATM Platinum : 25 juta
4. Kartu ATM Platinum Plus : 25 juta

Maksimal Tarik Tunai ATM Mandiri : 10 juta ( untuk semua jenis kartu atm)

Catatan:
* Maksimum Rp.50 juta/ transaksi
** Transfer antar Bank Anggota ATM Bersama, maksimum Rp.10 juta/ transaksi

sumber

Let Her Go

Staring at the ceiling in the dark
Same old empty feeling in your heart
‘Cause love comes slow and it goes so fast

Well you see her when you fall asleep
But never to touch and never to keep
‘Cause you loved her too much
And you dived too deep

Well you only need the light when it’s burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her go

*12.44 am. and I miss her.

Tagihan Indihome Januari 2016 dan si Melon

Bulan ini, tagihan indihome membengkak jadi Rp 274.823 dari sebelumnya Rp 269.500. Berarti ada kenaikan 5.323. Kenaikan terjadi karena adanya ‘pemaksaan’ penambahan fitur MelON (musik streaming). Sebenarnya saya tidak butuh fasilitas melon. Tapi mau gimana lagi, petugas 147 bilang “fitur melon tidak bisa di cancel“.

Tagihan indihome jan 2016

Ini nih, yang paling tidak menyenangkan dari telkom. Fitur tambahan di paket internetnya sering ‘dipaksakan’ kepada konsumen meskipun dia nggak butuh. Kamu tidak bisa berlangganan internet telkom saja, tapi HARUS SEKALIAN dengan paket kabel tv nya, USEETV. Eh, sekarang si Telkom maksain pelanggan untuk menambahkan fitur MelON di paket Indihome, walaupun kamu gak butuh.

tagihan indihome n melon

Satu lagi perilaku ‘buruk’ dari cara berbisnis telkom. Dia juga menginjectkan script menyebalkan, u-ad.info di internetnya. Ini yang bikin lemot internet indihome dan mengganggu privasi user. Udah bayar paket internetnya, tapi masih juga jejali dengan intrusive ads.

 

Renungan 2015

Alhamdulillah, beberapa resolusi tahun ini ada yang tercapai. Bahkan ada juga yang melebihi target. Namun, demikian masih ada resolusi lama (sebelum tahun 2015) tapi masih belum juga terealisasi. Apa mungkin karena kebanyakan goal ya? jadi kurang fokus.

Hmm… mungkin untuk tahun resolusi tahun 2016 perlu dibatasi maksimal 3 saja. Dan satu lagi kalau menentukan goal pilih yang bisa diukur. Misal, bisa beli motor atau tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Kalau goal “hidup lebih sehat”, sepertinya terlalu luas cakupannya. Pilih yang lebih spesifik dan terukur.

Semoga 2016 lebih baik dari tahun ini.

Happy new year all

Serba Cepat

Hidup di jaman sekarang itu maunya serba cepat. Mau masak cari yang cepat, masak mie instant. Mau ngopi pingin yang cepat, beli Kopi kalengan. Mau terkenal tapi gak mau kerja keras,  bikin sensasi yang heboh. Mau dapat gelar s2 gak pakai lama, beli ijasah. Mau dapa SIM tanpa perlu pusing tes sana sini, pakai calo. Mau cantik secara instant, pakai operasi plastik. Mau cepat kaya, pilih korupsi. Dll.

Tapi tahukah kamu, bahwa hidup serba cepat itu tidak baik. Artis yang cepat terkenal biasanya cepat tenggelam. Beli ijasah s2 itu hanya menipu diri sendiri dan pada akhirnya akan membawa masalah. Masak mie instant terus menerus hanya memperburuk kesehatan kita. Kalau mau kaya, ya kerja keras. Dan masih banyak lagi.

Mengapa kita tidak mau belajar menikmati proses. Bukankah hidup itu sebuah proses dari satu moment ke moment lainnya. Kalau semua serba cepat, bagaimana kita bisa menikmati hidup.